Dua gateway failover di mikrotik

Posted on 12. Feb, 2010 by in tutorial

paket hotspot mikrotik

Pada tutorial mikrotik kali ini kang nadoel yang merasa urang sunda dan juga urang subang, ingin berbagi cara bagaimana menangani dua buah gateway jika koneksi putus pada salah satunya, cara yang dipakai adalah teknik failover, dimana ketika salah satu gateway yang kita gunakan terputus maka koneksi akan secara otomatis dilarikan kepada gateway yang kedua. Untuk lebih jelasnya kang nadoel akan menampilkan nya dalam mode script dan juga winbox.

Pada mode winbox :

Misalnya kita mempunyai dua buah koneksi, ether1 sebagai link utama dan yang ether2 sebagai backup, seperti biasa kita setting mikrotik terlebih dahulu sebagai router.

Buat statik route sesuai dengan gateway yang diberikan ISP anda.

Setting Gateway 1

Setting Gateway 2

Pada mode CLI cukup mengetikan dua baris perintah berikut :
/ip route add gateway=192.168.1.1 check-gateway=ping
/ip route add gateway=192.168.2.1 distance=2

Untuk melakukan pengetesan, anda bisa mendisable dan enable salah satu gateway di dalam winbox, atau bisa juga dengan cara mencabut link utama anda, jika setingan anda sudah benar, maka mikrotik akan melakukan change over secara otomatis dari gateway1 ke gateway2.

Bagi yang masih kebingungan bisa BUZZ saya di nada.sumbang

Untuk berlangganan artikel dan tutorial menarik
Silahkan masukan email pada kolom dibawah ini GRATIS..!

Dijajapkeun ku FeedBurner

12 Responses to “Dua gateway failover di mikrotik”

  1. rodli 16 September 2010 at 1:25 am #

    pagi mas…

    minta pencerahan ni,, mikrotik ku pada waktu setting gateway kok gag ada “scope dan target scope” gimana mas cara lain kalo gag ada itu???

    terimakasih…

  2. Kang Nadoel 16 September 2010 at 2:02 am #

    pagi juga mas rodli,
    btw, sebelumnya saya mau tanya mas rodli pake routerOS versi brp?
    setahu sayah klo versi 3 keatas itu sudah ada semua, tetapi untuk melakukan fileover, tanpa setting scope dan target scope juga tidak apa2, karena masih tetap jalan failover nya.
    thx

  3. sutarman 20 October 2010 at 2:55 am #

    pagi mas

    saya ingin menanyakan
    bagaimana setting nya dilinux
    apabila di browse web 172.162.2.1 maka dia ke gateway 192.168.66.1
    tapi apabila browsing internet maka gatewaynya ke 192.168.4.2

    bagaimana cara setting di dhcpd.conf nya mas dengan dua gateway tsb

    trims
    sutarman

  4. Kang Nadoel 25 October 2010 at 12:40 pm #

    @sutarman

    pagi juga mas,
    untuk menjawab pertanyaan mas sutarman, sepertinya harus liat dulu topologinya seperti apa, linux nya sebagai router apa sebagai client yang akan dilewatkan ke mikrotik?

    klo seperti contoh saya diatas, di client itu tidak perlu setting apa2, cukup ip lokal keluaran dari mikrotik saja.

    thx

  5. Silver 23 November 2010 at 2:26 am #

    halo….

    bang nadoel isa tolong jelasin cara setting schedule pada mikrotik???
    T.T
    nyari di google ad tp g tao gmna cara na….
    dicoba gagal truzzz….
    tolong dibantu ya….
    schedule tuk memblok situs gt….

  6. Kang Nadoel 23 November 2010 at 5:33 am #

    @silver
    kamsudnya gimana gan? schedulle buat blok situs ? klo mau block situs mah pake firewall sajah, kecuali mau dibuat schedule agar block situs nya pada jam2 tertentu. apa itu maksudnya?

  7. ABdul 1 December 2010 at 4:03 am #

    mas ….

    saya mau nanya sama sperti silver gmn caranya memblokir situs pada jam tertentu..

    trimss

  8. Kang Nadoel 2 December 2010 at 1:13 am #

    @abdul
    untuk memblokir situs pada jam2 tertentu anda bisa menggunakan scheduller yang di set agar enable/disable firewall rule pada jam2 tertentu.

    Enable Disable Firewall Rules

    /ip firewall nat disable [/ip firewall nat find comment=damirlan]
    /ip firewall nat enable [/ip firewall nat find comment=damirlan]

    Sebelumnya anda harus membuat dulu rule untuk memblok situs, kemudian dibuat schedulle nya agar firewall tersebut dijalankan pada jam2 tertentu.

    itu sajah, mudah2an membantu…

  9. aldo joe 24 January 2011 at 8:44 am #

    sore…mw nanya,
    ko’ g’ ada tutorial buat mikrotik buat w LAN speedy

  10. aldo joe 24 January 2011 at 8:44 am #

    sore…mw nanya,
    ko’ g’ ada tutorial buat mikrotik buat 2 LAN speedy

  11. Kang Nadoel 24 January 2011 at 9:44 am #

    @aldo
    sore juga, jika menggunakan 3 line speedy, cukup tambahkan gateway yang ketiga saja kemudian distancenya 3, itu pun klo beda network klo masih satu network itu juga sdh cukup. Klo untuk lebih detailnya bisa menggunakan loadbalancing dengan Nth.

    thx

  12. budi 3 October 2011 at 6:07 pm #

    sore mas,
    sy dah coba 2 wan biznet/speedy,sy coba disable biznet nya yg speedy jalan.tapi setelah saya enable biznetnya ko ga conected, keduanya menggunakan system dial/ppoe.terimaksih atas infonya.


Leave a Reply

*

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word